Hei…
Ada yang ingin aku tanyakan
padamu.
Ehm, mungkin ini terlalu cepat.
Mungkin kau tidak
mempercayainya.
Tapi, yang ingin aku tanyakan
kali ini benar-benar berasal dari dalam lubuk hatiku.
Hei…
Aku ingin melihatmu tersenyum.
Ingin melihat matamu tersenyum
saat melihatku.
Apakah permintaanku ini terlalu
berlebihan?
Hei…
Kenapa aku tadi memanggil namamu
saat aku hendak memanggil orang lain?
Kenapa selalu namamu yang hari
ini selalu aku sebut?
Kenapa ini bisa terjadi?
Hei…
Untuk kali ini saja aku ingin
mengatakan.
Untuk kali ini saja aku ingin
bertanya.
Sekali seumur hidupku dan tak
akan aku ulang lagi kalimat yang sama.
Hei,..
Kau memang tidak tampan.
Tapi aku tak melihat apa pun
dari rupamu.
Bahkan aku sendiri tidak tahu
mengapa ini bisa terjadi.
Percayalah, aku pun tak mengerti
tentang hal ini.
Hei…
Inilah hal yang ingin aku
tanyakan padamu.
Aku harap kau jangan
menertawakan kebodohanku ini, ya.
Hei…
Bolehkah aku jatuh cinta padamu?