Minggu, 28 Oktober 2012

Mencoba


Ragamu memang tak dapat kusentuh.
Otakku kini terpenuhi memori tentangmu.
Bagaikan sebuah oksigen yang selalu aku hirup tanpa henti.
Itulah arti hadirmu dalam kehidupannku.

Ingin aku memelukmu dan melepas semua rindu ini.
Meskipun aku rasa mustahil dan tidak akan pernah terjadi.
Aku mencoba memberontak dengan ego yang menghantuiku.
Namun apa dayaku. Kau telah membiusku dan menghipnotisku dengan kasih sayangmu.
Untukmu semua mungkin mudah dilupakan. Tapi tidak untukku.
Dirimu dan semua kenangan yang sebentar itu akan selalu melekat erat di otakku.
Dan semua gurauan, rayuan, serta gombalanmu aku selalu aku kenang.
Ingin aku berlari sejauh mungkin untuk melupakanmu.
Namun kau seolah menyuruh seluruh organ tubuhku untuk tidak bisa lepas darimu.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Aku tidak mau

Aku tidak mau terlalu mengharapkanmu.
Aku tidak mau terus-terusan larut dan terhanyut akan perasaan ini.
Aku tidak mau kau memandangku lemah karena masih mengingatmu.
Aku tidak mau kau mengasihaniku karena kebodohanku dalam cintamu ini.
Aku tidak mau dianggap sesuatu yang harus terhindari lagi,
Aku tidak mau masuk dan terombang-ambing dalam lautan cintamu lagi.

Cukup tau aku denganmu.
Cukup tau aku akan cintamu.
Cukup lelah aku dengan kenangan yang mengikatku ini,

Kau nyata, tapi kau tak tampak di mataku.
Kau nyata, tapi tak pernah bisa aku rengkuh.
Kau nyata, tapi tak akan pernah bisa aku cium harum tubuhnya,
Kau nyata, tapi bayangmu menyakitiku.

Aku bodoh!
Kenapa masih memikirkanmu.
Aku bodoh!
Larut dan mengendap dan menyakiti hatiku sendiri,
Aku bodoh!
Mengharapkan sesuatu yang tidak pasti.
Walaupun itu nyata sepertimu, sekali pun.

Kenapa kau menjauh?
Mengapa kau tambah sakit hati ini dengan egomu?
Kenapa kau melakukannya?
Apa salahnya aku ingin dekat denganmu seperti dulu?
Sebelum perasaan bodoh ini mengikat kita,


Tetaplah jadi bayanganku.
Bee...

Minggu, 07 Oktober 2012

Dream be come true

Menjadi penulis...

Hm, sebenernya jadi penulis itu susah-susah gampang.
Well, buat beberapa temen deket aku pasti tahu kalo aku suka dengan dunia menulis. Dan aku sangat mengimpikan bisa menjadi penulis. Berharap karya aku dibukukan dan dibaca oleh orang-orang di seluruh Indonesia. Bahkan di seluruh dunia :)

Mungkin ini terlalu berlebihan. Kalian bisa anggap aku terlalu mimpi.
But, siapa yang tahu kalau mimpi itu jadi kenyataan, kan?

Well, berkat pengalaman pribadi aku yang putus cinta dan berusaha bangkit dari rasa sakit itu, aku pun mengikuti sebuah lomba kepenulisan di salah satu penerbit. Semua perasaan aku, aku tumpahin ke dalam tulisan aku.

And well, kira-kira hari Kamis, ada sebuah e-mail yang masuk di salah satu e-mail aku. (Aku punya 3 e-mail.). Dan bodohnya aku baru membukanya tadi pagi.

But, tidak ada kata terlambat untuk kebahagiaan, bukan??

And, you know-lah. Aku sampe teriak (ga teriak sih, soalnya masih pagi banget.) saking senengnya.

Aku merasa mimpi aku jadi kenyataan setelah diberi tahu kalau cerpen aku bakalan terbit bulan November nanti...

Yey!!

Seneng?

so pastilah.

Aku bahagia... :)

Pengen nangis, karena aku terharu.

Dan saat ini aku menanti kiriman contoh 1 ekslempar kumcer antologi tersebut.
Buat kalian yang baca blog aku ini, jangan lupa beli ya ;)

Novel ini bagus kok buat kalian yang belum bisa move on dari putus cinta.

Wassalamualaikum  wr.wb :)

Salam :)